Pengertian Jaringan Epidermis, Definisi, Ciri dan Fungsi

Pengertian Jaringan Epidermis, Definisi, Ciri dan Fungsi – Sahabat yang baik hatinya, kali ini kita akan belajar tentang pengertian dalam hal Ilmu Pengetahuan Alam. Yap, kita akan mengupas mengenai pengertian Jaringan Epidermis. Jaringan epidermis ini merupakan sebuah jaringan tumbuhan yang mana jaringan ini memiliki siri dan fungsi. Setelah mengupas mengenai pengertian dan definisi jaringan epidermis, kita akan melangkah ke pembahasan fungsi Jaringan Epidermis dan juga ciri -ciri Jaringan Epidermis yang harus kalian tahu.

Pengertian Jaringan Epidermis

Yang dinamakan dengan jaringan epidermis ialah lapisan jaringan terluar yang mempunyai fungsi sebagai pelindung seluruh organ. Asal muasal jaringan epidermis adalah dari ptotoderm. Yang setelah tua bisa tetap ada atau rusak. Jika terjadi kerusakan pada jaringan epidermis maka akan digantikan oleh gabus. Jaringan epidermis biasanya berjumlah satu lapis, akan tetapi ada juga yang mempunyai lebih dari satu lapis dengan bentuk dan ukuran yang bervariasi. Jika berasa dari protoderm jaringan epidermis yang terdiri satu lapis dinamakan dengan epidermis ganda, misalnya pada daun moraceae, akar angrek. Dan jika berasa dari meristem jaringan dasar biasanya disebut dengan hipodermis. Berikut dibawah ini adalah gambar jaringan epidermis:

Bentuk Jaringan Epidermis

  • Sel silica dan sel gabus

Isi dari sel silica adalah kristal silica sedangkan isi dari sel gabus adalah endapan suberin. Kedua sel ini selalu berpasangan, umumnya ditemukan pada tulang daun gramine.

  • Sel kipas/sel bulliform

Merupakan sederet sel yang lebih besar dari pada sel epidermis lainnya, mempunyai dinding yang tipis, vakuola besar dan berisi air. Fungsinya adalah untuk membuka dan menutup daun (daun menggulung).

  • Litokis

Merupakan sebuah sel yang mempunyai pertumbuhan khusus ke arah dalam. Sel ini lebih besar dari epidermis normal. Isi dari sel litokis ini adalah kristal karbonat yang disebut dengan sistolit.

  • Stomata

Merupakan sebuah celah diantara kedua sel penutup. Sel penutup merupakan dua buah sel yang mempunyai bentuk khusus yang mengapit celah. Umumnya stomata ditemukan pada daun, batang, rhizoma, perhiasan bunga, bakal buah, dan biji. Letak stomata bisa sejajar dengan permukaan epidermis atau tenggelam.

  • Trikoma

Berupa tonjolan epidermis yang terdiri dari satu sel atau lebih dan bisa dipakai sebagai ciri taksonomi familia. Trikoma mempunyai fungsi sebagai pelindung terhadap gangguan dari luar dan mengurangi penguapan.

Ciri – Ciri Jaringan Epidermis

  • Susunan sel rapat tanpa ruang antar sel
  • Dinding sel mempunya variasi yang berbeda-beda tergantung dari posisi dan jenis tumbuhan
  • Berisi protoplasma hidup yang berisi kristal garam, minyak, getah dan kristal silikat
  • Tidak mempunyai kloroplas, kecuali pada sel penutup, pada hidrofit dan tumbuhan dibawah naungan.

Fungsi Jaringan Epidermis

  • Membatasi penguapan
  • Menyokong mekanik
  • Penyerapan
  • Penyimpanan air
Informasi Pengertian :sistolit ,sistolit adalah ,fungsi litokis ,Fungsi sistolit ,pengertian jaringan epidermis ,fungsi litokis pada tumbuhan ,Pengertian sistolit ,ciri ciri jaringan epidermis ,Fungsi epidermis ,ciri jaringan epidermis