Pengertian Pajak Menurut Pendapat Para Ahli

Pengertian Pajak Menurut Pendapat Para Ahli – Sahabat yang budiman, kali ini kita akan mengupas mengenai perpajakan, diawali dengan kita berkenalan dulu dengan pengertian pajak. Untuk mengupas apa itu pajak, kita akan berpedoman dengan UUD 45 dan juga pendapat para ahli mengenai definisi pajak dan perpajakan.

Berbicara soal pajak, tentunya kita sudah sering melakukannya baik itu tahun sekali, sebulan sekali, ataupun setiap hari. Misalnya pajak PPN (Pajak Pertambahan Nilai) setiap kali kita berbelanja di departement store atau supermarket, bayar pajak kendaraan setahun sekali dan lain sebagainya. Tetapi apa yang dimaksud dengan pajak itu? Jawabnya dapat anda simak dengan seksama mengenai pengertian – pengertian pajak yang dikemukakan oleh para ahli di bawah ini.

Pengertian Pajak Menurut Undang – Undang

Pengertian Pajak menurut UU No.28 th 2007 Pasal 1 angka 1 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan : “Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan negara bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.”

Pengertian Pajak Menurut Pendapat Para Ahli

  1. Menurut Dr. MJH. Smeeths, pajak merupakan sebuah prestasi pemerintah yang terhutang melalui norma-norma dan dapat dipaksakan tanpa adanya suatu kontra prestasi dari setiap indivvidual. Maksudnya adalah membiayai pengeluaran pemerintah atau negaranya.
  2. Menurut Soeparman Soemahamidjaya, pajak merupakan iuran wajib bagi warga, baik berupa uang maupun barang yang dipungut oleh pemerintah menurut norma-norma hukum yang berlaku guna untuk menutup segala biaya produksi barang dan jasa untuk mencapai kesejahteraan masyarakat secara umum.
  3. Menurut Dr. PJA Andriani, pajak merupakan iuran masyarakat kepada negara yang dapat dipaksakan dan terhutang bagi yang wajib membayarnya sesuai dengan peraturan UU dengan tidak memperoleh sebuah reward secara langsung, dapat ditunjuk dan dipakai untuk membayar pengeluaran-pengeluaran umum yang berhubungan dengan tugas negara untuk menyelenggarakan pemerintahan
  4. Menurut Cort Vander Linden, pajak adalah sumbangan keuangan umum di suatu negara yang tidak bergantung pada jasa dari seorang penguasa.
  5. Menurut Dr. Rochmat Soemitro, SH. Pajak merupakan suatu iuran masyarakat kepada pemerintahannya (negaranya) berdasarkan peraturan perundang-undangan atau peralihan kekayaan dari sektor swasta kepada sektor publik yang dapat dipaksakan dan langsung bisa ditunjuk serta dipakai untuk membiayai kebutuhan atau kepentingan umum.

Dari pengertian – pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa pajak mempunyai unsur-unsur sebagai berikut:

  1. Pembayaran pajak harus berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan aturan pelaksanaanya.
  2. Sifatnya memaksa, jadi apabila seseorang melanggar aturan perpajakan, maka orang tersebut dapat dikenai sanksi
  3. Timbal balik, reward atau jasa karena telah membayar pajak tidak bisa dirasakan secara langsung
  4. Pajak hanya bisa dipungut oleh pemerintah, baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
  5. Pajak dipakai oleh pemerintah untuk membayar pengeluaran-pengeluaran pemerintah dan untuk pembagunan bagi kepentingan umum.
Informasi Pengertian :pendapat tentang pajak ,pengertian pajak menurut para ahli ,pengertian kontribusi pajak menurut para ahli ,pendapat lain tentang pajak ,pendapat pajak ,tata cara perpajakan menurut ahli ,pajak menurut para ahli ,pajak menurut ahli ,arti dan pengertian pajak berbagai pendapat ,definisi perpajakan menurut para ahli