Pengertian Populasi, Sample dan Teknik Sampling

Pengertian Populasi, Sample dan Teknik Sampling – Sahabat budiman, beberapa hari ini admin belum sempat lagi untuk berbagi pengetahuan dengan sahabat. Kali ini admin akan berbagai mengenai pengertian populasi, definisi populasi, pengertian sample hingga mengupas mengenai teknik sampling. Pengetahuan mengenai populasi dan teknik sampling ini sangat berguna bagi sahabat kedepannya nanti.

Pengertian Populasi

Populasi adalah keseluaruhan subjek penelitian, aapabila seseorang ingin meneliti semua elemen yang ada dalam wilayah penelitian, maka penelitiannya merupakan penelitian populasi. Studi atau penelitiannya juga disebut studi populasi atau studi sensus.  Dalam Encyclopedia of Educational Evaluation tertulis: A population is a set (or collection) of all elements prossessing one or omer attributes of interest. Sedangkan menurut pendapat dari Sugiyoono yang dimaksud dengan populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.

Dari beberapa pendapat diatas dapat diambil kesimpulan bahwa populasi adalah segala sesuatu yang meliputi seluruh karakteristik atau sifat yang dimiliki obyek/subyek yang diterapkan untuk dipelajari. Dikemukakan sebagai contoh:

  1. Semua orang yang terdaftar dalam angkatan laut pada hari tertentu.
  2. Semua televisi dari tipe yang sama yang diproduksi oleh suatu pabrik dalam satu tahun tertentu.
  3. Semua mahasiswa yang terdaftar mengambil suatu mata kuliah tertentu.
  4. Semua jenis senjata yang diperbolehkan oleh undang-undang.

Dilihat dari jumlahnya, maka populasi dapat:

  • Jumlah terhingga (terdiri dari elemen dengan jumlah tertentu) seperti seperti contoh nomot 1, 2, dan 3 diatas
  • Jumlah tak terhingga (terdiri dari elemen yang sukar sekali dicari batasannya). Mungkin senjata itu kini sudah jadi, sudah direproduksi, tetapi mungkin juga belum diproduksi oleh pabrik atau bahkan sudah rusak dan dimusnahkan.

Penelitian populasi dilakukan apabila peneliti ingin melihat semua liku-liku yang ada didalam populasi. Oleh karena subjeknya meliputi semua yang terdapat didalam populasi maka disebut juga dengan sensus.

Objrk psfs populasi yang diteliti, hasilnya dianalisis, disimpulkan dan kesimpulannya itu berlaku untuk seluruh populasi.

Penelitian populasi hanya dapat dilakukan bagi populasi terhingga dan subjeknya tidak terlalu banyak.

Pengertian Sampel

Menurut Arikunto (2006), sampel adalah sebagian atau wakil populasi yang diteliti. Sedangkan menurut Sugiyono (2009), Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Berdasarkan pendapat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa sampel adalah sebagian atau wakil dari populasi yang diambil dengan menggunakan cara-cara tertentu.

Dalam pengambilan sampel ini didasarkan pada pendapat Sutrisno Hadi (2004: 81) yang mengatakan bahwa, “sebenarnya tidaklah ada sesuatu ketetapan mutlak beberapa prosen suatu sampel harus diambil dari populasi ketidak adaan ketetapan yang mutlak itu tidak perlu keragu-raguan pada seorang peneliti ”. Sedangkan menurut Margono (2007: 125), teknik sampling adalah cara untuk menentukan sampel yang jumlahnya sesuai dengan ukuran sampel yang akan dijadikan sumber data sebenarnya, dengan memperhatikan sifat-sifat dan penyebaran populasi agar diperoleh sampel yang representatif. Dari kedua pendapat diatas dapat diambil kesimpulan bahwa besar kecilnya sampel dalam ukuran penelitian itu tidak ditentukan oleh populasi akan tetapi dinyatakan oleh dasar teori, mutu pelaksanaan, serta pengelolaannya, sehingga peneliti tidak usah ragu dalam pengambilan sampel.

Cara dan Teknik Pengambilan Sampling (Teknik Sampling)

Teknik sampling atau teknik pengambilan sampel merupakan suatu teknik yang fungsinya untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam sebuah penelitian. Teknik sampling dibagi menjadi 2, yaitu probability sampling dan non-probabiliy sampling.

Probability sampling : merupakan suatu teknik sampling yang memberikan kesempatan yang sama bagi tiap anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel, teknik ini terdiri dari:

  • Simple random sampling: merupakan suatu teknik pengambilan sampel yang sangat sederhana, karena pengambilan sampel populasinya dilakukan secara acak, tanpa memperhatikan kelas yang ada dalam populasi. Cara ini dapat diaplikasikan jika anggota pupulasinya dianggap homogen.
  • Dispropotionate stratified random sampling: merupakan suatu teknik yang dipakai untuk menentukan jumlah sampel, apabila populasi berstrarta tetapi kurang proporsional.
  • Proportionate stratified random sampling: merupakan sebuah teknik pengambilan sampel yang akan diaplikasikan jika anggota populasi tidak homogen serta berstrata secara proporsional.
  • Area sampling (cluster sampling): merupakan sebuah teknik pengambilan sampel yang akan dipergunakan jika sumber datanya sangat luas, seperti misalnya penduduk dari suatu negara, provinsi atau suatu kabupaten.

Non-probability sampling : merupakan sebuah teknik yg tidak memberikan peluang sama bagi tiap-tiap anggtoa populasi untuk dipilih menjadi sampel, teknik ini terdiri dari:

  • Sampling sistematis: merupakan sebuah teknik pengambilan sampel berdasarkan urutan dari anggota populasi yang telah diberi nomor urut.
  • Sampling kuota: teknik ini digunakan untuk menentukan sampel populasi yang memiliki ciri-ciri tertentu sampai jumlah kuota yang diinginkan. Seperti, jumlah sampel laki-laki sebanyak 70 orang maka sampel perempuan juga sebanyak 70 orang.
  • Sampling aksidental: teknik ini merupakan teknik sampel berdasarkan suatu kebetulan, jadi siapa saja yang kebetulan bertemu dengan peneliti dan kebetulan juga orang itu cocok untuk dijadikan sebagai sumber data maka dapat dipakai sebagai sampel.
  • Purposive sampling: teknik ini digunakan untuk penentuan sampel dengan pertimbangan tertentu. Seperti contoh, kamu meneliti kriminalitas di kota atau daerah tertentu, maka kamu mengambil informan yaitu kapolresta kota atau daerah tersebut, seorang pelaku kriminal dan seorang korban kriminal yang ada di kota tersebut.
  • Sampling jenuh: teknik sampel ini digunakan apabila seluruh anggota populasi dijadigan sebagai sampel. Hal ini sering dilakukan apabila jumlah populasi kurang dari 30 orang.
  • Sampling snowball: merupakan suatu teknik pengambilan sampel berdasarkan dari penelurusan sampel yang sebelumnya. Misalnya, penelitian mengenai kasus korupsi bahwa sumber informan pertama mengarah kepada informan kedua lalu informan seterusnya.
Informasi Pengertian :pengertian populasi ,pengertian populasi dan sampel ,populasi ,pengertian sampel ,populasi dan sampel ,populasi adalah ,pengertian sampel dan populasi ,sampel adalah ,definisi populasi ,pengertian sample